Sunday, 31 July 2016

Grantusif Kaplet

Farmakologi:
Dextromethorphan HBr bekerja dengan cara meningkatkan ambang rangsang reflex batuk secara sentral
Glycerilguaiacolat bekerja dengan cara sekresi saluran nafas, sehingga menurunkan viskositas dan mempermudah pengeluaran dahak
Diphenhydramine HCl sebagai antihistamin yang dapat menghilangkan gatal-gatal ditenggorokan, bersin-bersin dan tidak menyebabkan ngantuk, juga memiliki sifat sebagai antitusif sehingga dapat memperkuat kerja dextromethorphan.

Dexteem Plus Tablet

Dexchlorpheniramine maleate, dexamethasone

Farmakologi:
          Dexteem plus merupakan kombinasi dexchlorpheniramine maleat dengan dexamethasone yang mempunyai daya anti inflamasi, anti alergi dan antihistamin
          Dexchlorpheniramine maleat merupakan suatu antihistamin yang bekerja dengan cara menghambat pelepasan histamin dan mediator-mediator inflammatory yang lain dari mast cells dan basofil. Sebagai antihistamin dapat bermanfaat untuk mengobati reaksi hipersensitivitas atau keadaan lain dimana terjadi pelepasan histamin endogen
          Dexamethasone merupakan suatu kortikosteroid yang bekerja dengan mempengaruhi kecepatan sintesis protein. Molekul hormon memasuki sel jaringan yang responsif melalui membran plasma secara difusi pasif, kemudian bereaksi dengan reseptor protein yang spesifik dalam sitoplasma sel jaringan dan membentuk kompleks reseptor steroid, kompleks ini mengalami perubahan konformasi, lalu bergerak menuju nukleus dan berikatan dengan kromatin. Ikatan ini menstimulasi transkripsi RNA dan sintesis protein spesifik. Induksi sintesis protein ini merupakan perantara efek fisiologik steroid

Saturday, 30 July 2016

Stavit

Cara kerja obat:
Vitamin B1 berperan sebagai koenzim pada dekarboksilasi asam alfa keto dan berperan dalam metabolisme karbohidrat
Vitamin B6 didalam tubuh berubah menjadi piridoksal fosfat dan piridoksamin fosfat yang dapat membantu dalam metabolisme protein dan asam amino
Vitamin B12 berperan dalam sintesa asam nukleat dan berpengaruh pada pematangan sel dan memelihara integritas jaringan saraf

Acyclovir 5% Krim

Cara kerja obat:
          Asiklovir adalah analog dengan nukleosida purin acyclic yang secara in vitro dapat menghambat secara aktif dan selektif HSV (virus herpes simplex) tipe 1 dan HSV tipe 2, varicella zoster, epstein barr dan cytomegalovirus. Di dalam sel asiklovir mengalami fosforilasi menjadi bentuk aktif asiklovir trifosfat yang bekerja dengan cara mengadakan gangguan pada DNA polymerase sehingga terjadi hambatan replikasi DNA HSV tanpa mempengaruhi proses sel yang normal