Cara kerja obat:
Asiklovir
adalah analog dengan nukleosida purin acyclic yang secara in vitro dapat
menghambat secara aktif dan selektif HSV (virus herpes simplex) tipe 1 dan HSV
tipe 2, varicella zoster, epstein barr dan cytomegalovirus. Di dalam sel
asiklovir mengalami fosforilasi menjadi bentuk aktif asiklovir trifosfat yang
bekerja dengan cara mengadakan gangguan pada DNA polymerase sehingga terjadi
hambatan replikasi DNA HSV tanpa mempengaruhi proses sel yang normal
Komposisi:
Tiap
gram krim mengandung asiklovir 50 mg
Indikasi:
Pengobatan
infeksi virus herpes simplex pada kulit dan selaput lendir, termasuk herpes
genitalis yang inisial dan rekuren
Dosis:
Oleskan
tipis-tipis pada bagian kulit yang mengalami lesi, 5 kali sehari setiap 4 jam
selama 5 hari. Pengobatan akan tercapai dengan baik jika dimulai pada awal
terjadinya tanda / gejala infeksi. Jika dalam 5 hari penyembuhan belum
sempurna, dapat diperpanjang sampai 10 hari
Peringatan
dan perhatian:
* krim asiklovir tidak boleh digunakan
untuk membran mukosa seperti mulut, mata dan vagina karena dapat menyebabkan
iritasi
* jika digunakan pada daerah sekitar mata
harus hati-hati untuk menghindari terkontaknya obat dengan mata
Efek samping:
Beberapa
pasien dapat mengalami rasa terbakar sementara setelah menggunakan krim
asiklovir dan propilenglikol
Cara penyimpanan:
Simpan
ditempat sejuk (15-25°C) dan kering
Kemasan
dan nomor registrasi:
Acyclovir
5% krim, kotak 25 tube @ 5 g
No. reg. GKL9620919229A1
Harus dengan resep dokter
Indofarma
Bekasi, Indonesia
No comments:
Post a Comment