Saturday, 6 August 2016

Paracetine Sirup

Paracetamol, glyceril guaiacolate, ephedrine HCl, chlorpheniramine maleate

Cara kerja obat:
Sirup paracetine merupakan kombinasi beberapa macam obat yang bekerja sebagai analgetik, antipiretik, dekongestan dan antihistamin. Paracetamol bekerja sebagai analgetik antipiretik. Ephedrine HCl sebagai dekongestan. Chlorpheniramine maleate sebagai antihistamin dan glyceril guaiacolate sebagai ekspektoran

Indikasi:
Untuk meringankan gejala flu (influenza), seperti : demam, bersin-bersin, pilek, sakit kepala yang disertai batuk

Komposisi:
Tiap 5 ml sirup suspensi mengandung:
120 mg paracetamol
30 mg glyceril guaiacolate
3 mg ephedrine HCl
0.5 mg chlorpheniramine maleate

Dosis dan cara pemakaian:
Dewasa: 3-4 kali sehari 3-4 sendok takar (teh)
Anak-anak (6-12 th): 3-4 kali sehari 2 sendok takar (teh)
Anak-anak (2-6 th):3-4 kali sehari 1 sendok takar (teh)
Atau menurut petunjuk dokter

Peringatan & perhatian:
* Selama minum obat ini dilarang menjalankan kendaraan bermotor atau menjalankan mesin
* Jangan melebihi dosis yang dianjurkan
* Bila dalam 3 hari demam gejala flu tidak berkurang atau semakin berat, segera hubungi dokter atau unit pelayanan kesehatan
* Penggunaan untuk anak usia kurang dari 2 tahun juga pada wanita hamil dan menyusui harus dibawah petunjuk dokter
* Hati-hati penggunaan pada penderita gangguan fungsi ginjal dan gangguan fungsi hati
* Hentikan segera penggunaan bila terjadi pusing-pusing, gelisah, sukar tidur dan jantung berdebar
* Penggunaan pada penderita yang mengkonsumsi alkohol dapat meningkatkan resiko kerusakan fungsi hati
* Hati-hati penggunaan bersamaan dengan obat-obat yang menekan SSP

Efek samping:
* Mengantuk
* Dosis besar dapat menyebabkan kerusakan hati
* Dapat menyebabkan gangguan pencernaan, gangguan psikomotor, takikardi, aritmia, mulut kering dan retensi urin

Kontraindikasi:
* Penderita dengan gangguan fungsi hati yang berat
* Penderita diabetes, gondok, glaukoma, gangguan fungsi jantung dan hipertensi, hipertropi prostat dan retensi urin
* Penderita yang mendapat terapi anti depresan tipe penghambat MAO
* Hipersensitif terhadap salah satu komponen obat ini

Interaksi obat:
Pemberian bersama anti depresan tipe penghambat MAO dapat mengakibatkan krisis hipertensi

Cara penyimpanan:
Simpan pada suhu dibawah 30° C, terlindung dari cahaya

Kemasan:
Botol @ 60 ml
Reg. no: DTL 7606311037 A1

Awas! Obat keras, bacalah aturan memakainya


Erela
Semarang, Indonesia

No comments:

Post a Comment